Bertugas Mengibarkan Bendera, 38 Pelajjar Anggota Paskibraka Kabupaten Nunukan Dikukuhkan
Oplus_131072
NUNUKAN– Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Nunukan Ir. H.Raden Iwan Kurniawan.M.AP Resmi mengukuhkan 38 pelajar sebagai anggota pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) Tahun 2026. Upacara pengukuhan yang berlangsung khidmat ini berlangsung di Kantor Bupati Nunukan lantai V, Sabtu (15/08)
pengukuhan Paskibraka ini merupakan sebuah kehormatan yang tidak semua orang bisa mendapatkannya ,menandai kesiapan generasi muda terpilih untuk menjalankan tugas penting dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Pengukuhan ini menjadi momen bersejarah bagi para anggota Paskibra yang telah melalui berbagai tahap seleksi dan pelatihan fisik maupun mental.
Acara ini dihadiri oleh Forkopimda Kabupaten Nunukan, Asisten Pemerintahan dan kesra H.Muhammad Amin, Kepala Perangkat Daerah, para pelatih Paskibra, serta keluarga para peserta yang hadir untuk memberikan dukungan.
Dalam upacara pengukuhan, para peserta Paskibra menerima penyematan atribut resmi sebagai simbol pengesahan sebagai anggota yang akan bertugas pada Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan ke-81 RI pada 17 Agustus 2026 mendatang.
Dalam sambutan Bupati Nunukan yang dibacakan H.Raden Iwan kurniawan mengatakan hari ini bukan sekadar acara pengukuhan pasukan pengibar bendera merah putih. Namun, hari ini adalah sebuah kehormatan, kepercayaan, dan awal dari sebuah tanggung jawab yang besar.
“Anak-anakku anggota paskibraka yang saya banggakan. hari ini, kalian berdiri bukan hanya sebagai anak-anak muda yang terpilih karena tinggi badan dan fisiknya. kalian dipilih karena kami melihat di dalam diri kalian ada semangat, keteguhan, kedisiplinan, tanggung jawab, dan jiwa kebangsaan.”Ucapnya
Kalian adalah representasi generasi muda kabupaten Nunukan. ketika nanti kalian melangkah membawa sang merah putih, ingatlah bahwa yang kalian bawa bukan sekadar selembar kain. yang kalian bawa adalah kehormatan bangsa. warna merahnya melambangkan keberanian, dan putihnya adalah simbol dari sucinya niat dan jiwa kita sebagai bangsa.
Di balik merah putih itu ada sejarah panjang perjuangan para pahlawan. ada pengorbanan, air mata, bahkan nyawa yang diberikan demi satu cita-cita: indonesia yang merdeka dan bermartabat.ketika bendera dikibarkan, jangan hanya tegakkan badan. tegakkan pula hati dan jiwa kalian sebagai anak indonesia.
Saya ingin menyampaikan satu hal yang mungkin sederhana, tetapi sangat penting. kalian boleh merasa lelah. kalian boleh merasa berat. tetapi jangan pernah merasa kecil karena kalian adalah bagian dari generasi yang akan menentukan masa depan bangsa ini.
Di akhir sambutannya Bupati menyampaikan penghargaan dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada para pembina dan pelatih yang telah mendampingi anak-anak kita dengan penuh kesabaran dan keteguhan.
” Terakhir yang saya pesankan
jaga nama baik kalian, keluarga, sekolah dan kabupaten Nunukan ini. dan yang paling utama jaga kehormatan merah putih”. Ungkapnya.
(PROKOMPIM)
